18/08/2026 · Discovery Private Editorial Team

Program Pertukaran Pelajar ke UK: Cara Dapat A Level & IELTS Sekaligus

Studi ke Inggris (UK) menjadi impian banyak pelajar Indonesia—baik melalui program pertukaran pelajar, gap year akademik, maupun langsung melanjutkan ke universitas setelah sekolah menengah. Namun, ada dua "tiket masuk" yang…

Program internasional dan pertukaran pelajar Discovery Private

Studi ke Inggris (UK) menjadi impian banyak pelajar Indonesia—baik melalui program pertukaran pelajar, gap year akademik, maupun langsung melanjutkan ke universitas setelah sekolah menengah. Namun, ada dua "tiket masuk" yang sering membingungkan orang tua dan siswa: A Level dan IELTS. Artikel ini akan mengupas apa keduanya, mengapa harus dipersiapkan bersamaan, dan bagaimana strategi mendapatkan keduanya secara efisien.

Kenapa A Level dan IELTS Sama-Sama Dibutuhkan?

Banyak yang mengira cukup memiliki nilai akademik tinggi untuk diterima di universitas Inggris. Padahal, universitas-universitas UK umumnya mensyaratkan dua hal sekaligus dari calon mahasiswa internasional:

  • A Level — sebagai bukti kesiapan akademik dan standar kurikulum yang setara dengan sistem pendidikan Inggris (Sixth Form). A Level diselenggarakan oleh badan resmi seperti Pearson Edexcel, Cambridge International, atau AQA, dan menjadi syarat masuk hampir seluruh universitas Rusia Group maupun universitas UK lainnya.
  • IELTS — sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris akademik, biasanya dengan syarat skor minimal 6.0–7.5 tergantung program studi dan universitas tujuan.

Tanpa A Level, siswa biasanya harus menempuh jalur foundation year terlebih dahulu. Tanpa IELTS, meski nilai akademik tinggi, pendaftaran ke universitas UK maupun program pertukaran pelajar tetap bisa ditolak karena syarat bahasa belum terpenuhi.

Jalur Persiapan A Level di Indonesia

Kabar baiknya, siswa tidak harus berangkat ke Inggris terlebih dahulu untuk mulai menempuh A Level. Di Indonesia, sejumlah lembaga telah menjadi Pearson Edexcel Approved Centre, yang berarti siswa bisa mengikuti kurikulum dan ujian resmi Edexcel A Level langsung dari Jakarta, dengan sertifikat yang setara dan diakui secara global—sama seperti yang diperoleh siswa di Inggris.

Keuntungan menempuh A Level dari Indonesia sebelum berangkat exchange atau kuliah ke UK:

  1. Biaya jauh lebih terjangkau dibanding menempuh Sixth Form penuh di Inggris.
  2. Lingkungan belajar yang familiar, sambil tetap mendapatkan kurikulum dan penilaian internasional yang identik.
  3. Waktu persiapan IELTS yang lebih fleksibel, karena bisa disusun paralel dengan jadwal akademik A Level.
  4. Portofolio akademik lebih kuat saat mendaftar program pertukaran pelajar maupun universitas, karena kombinasi nilai A Level dan skor IELTS bisa disiapkan matang sebelum keberangkatan.

Strategi Mempersiapkan A Level dan IELTS Secara Bersamaan

Berikut pendekatan yang umum digunakan siswa yang berhasil mendapatkan keduanya secara efisien:

1. Mulai IELTS Sejak Tahun Pertama A Level

Jangan menunggu A Level selesai baru mulai belajar IELTS. Kemampuan akademik bahasa Inggris yang dibangun selama A Level (membaca teks ilmiah, menulis esai analitis, presentasi) sebenarnya sangat mendukung skill yang diuji dalam IELTS, terutama pada bagian Reading dan Writing.

2. Pilih Mata Pelajaran A Level yang Relevan dengan Tujuan Studi

Universitas di UK biasanya punya syarat kombinasi mata pelajaran tertentu untuk jurusan tertentu (misalnya Matematika dan Fisika untuk Teknik, atau Biologi dan Kimia untuk Kedokteran). Konsultasikan pilihan subject A Level dengan target jurusan sejak awal.

3. Simulasikan Ujian IELTS Secara Berkala

Alih-alih belajar IELTS secara terpisah menjelang pendaftaran, jadwalkan simulasi tes setiap beberapa bulan agar progres terukur dan target skor tercapai tanpa terburu-buru di akhir masa studi.

4. Manfaatkan Jaringan dan Informasi Program Pertukaran Sejak Dini

Program pertukaran pelajar ke UK—baik melalui jalur universitas, yayasan pendidikan, maupun kerja sama kelembagaan—biasanya memiliki linimasa pendaftaran yang cukup ketat. Siswa yang sudah memiliki dasar A Level dan progres IELTS yang jelas jauh lebih siap saat kesempatan pertukaran pelajar dibuka.

Kesimpulan

Kombinasi A Level dan IELTS bukan dua proses terpisah yang harus dikejar bergantian, melainkan dua jalur yang bisa—dan sebaiknya—dipersiapkan berdampingan. Dengan mengikuti kurikulum A Level dari lembaga yang telah menjadi Pearson Edexcel Approved Centre di Indonesia, siswa bisa membangun fondasi akademik internasional sekaligus punya waktu lebih leluasa mematangkan kemampuan bahasa Inggris melalui IELTS—dua bekal utama menuju program pertukaran pelajar dan universitas di UK.


Bagi siswa dan orang tua yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai jalur A Level berbasis kurikulum Pearson Edexcel di Jakarta, silakan hubungi lembaga pendidikan terdekat yang telah terverifikasi sebagai Pearson Edexcel Approved Centre.

Sedang menyiapkan A Level dan rencana studi ke UK? Pelajari pilihan program Discovery Private dan jadwalkan konsultasi admisi.

Artikel lainnya

Discovery Private Pearson Edexcel Centre di Ciracas Jakarta Timur

Pearson Edexcel Center di Jakarta Timur: Kenalan dengan Discovery Private

Baca →
Kegiatan pembelajaran siswa Discovery Private

PKBM vs Sekolah Formal: Legalitas Ijazah Homeschooling di Indonesia

Baca →
Discovery Private untuk curriculum licensing partnership Indonesia

Curriculum Licensing Partnership: Cara Membuka Cabang Homeschooling Pearson Edexcel

Baca →
WA